Langsung ke konten utama

Article Lomba SD



MENARIKAN KUAS DI ATAS KANVAS
UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN DALAM BELAJAR

Puncak Mahameru menyemburkan gas beracun dan aliran lahar. Gas beracun ini dikenal dengan sebutan Wedhus Gembel (bahasa jawa: kambing gembel) tampak dari depan rumah indah sekali. Penduduk memadati lingkungan sekitar rumahku sehingga mengurangi hawa dingin dan sejuk. Disini tempat aku dilahirkan tepatnya di kecamatan Tempeh. Jarak tempuh dari kota Lumajang tiga puluh menit dengan berkendara mobil belum lagi ada macet karena adanya truk pasir yang menjadi salah satu kekayaan terbesar di kotaku. Empat Agustus 2005 hari kelahiranku. Dibesarkan dalam keluarga seniman seperti pepatah mengatakan: Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya dengan makna bahwa sifat anak tidak jauh berbeda dengan ayah atau ibunya dan hal yang menurun dari leluhurnya pasti akan ada kemiripannya dengan orang tuanya (KBBI). Dinding rumahku berhiaskan lukisan karya ayah dan kedua kakakku. Aku sebagai anak yang ketiga sangat bangga dan senang melihat keberhasilan prestasi kedua kakakku di bidang seni. Mata tidak penat memandang karya goresan tangan-tangan kakak dan ayah. Tergelitiklah tangan ini untuk ikut mencorat coret kanvas. Karya pertama ibuku beri judul “Menanam Bunga di Rumahku.”Di usia yang masih tiga tahun aku berkarya. Hati tertawa kecil melihat karyaku. Karya yang fantastis penuh dengan coretan tetapi konsep gambar sudah jelas. Lucunya aku mau menanam bunga di dalam rumahku.Ibuku berkata bahwa menurut tokoh yang namanya Jean Piaget dari Swiss bahwa perkembangan kognitif merupakan pengetahuan yang dapat diperoleh melalui eksplorasi, manipulasi, dan konstruksi secara elaboratif (Isriyah, 2015). Pemahaman yang berangkat dari belajar bereksplorasi, berimajinasi dan berkonstruksi sangat baik dilakukan dengan menggambar meningkatkan imajinatif dan banyak melakukan eksperimen percampuran warna juga sering kita berkontruksi dengan membuat desain gambar yang kita lukis. Sehingga menurut teori Jean Piaget dari Swiss membuktikan bahwa dengan seringnya kita melakukan eksperimen dalam bentuk nyata eksplorasi langsung maka kita semakin banyak pengalaman dan kita semakin menambah pemahaman karena dasar dari pengalaman kita bisa belajar selanjutnya. Jadi teori ini terbukti. 



Link View Full & Download Document

Komentar

  1. Semoga artikel ini bisa membantu ketimpangan yg terjadi di anak Sekolah Dasar antr harapan dan kenyataan

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

MERDEKA MENULIS (9)

Minggu, 15 Maret 2020 Tema: Mengapa Menulis Nara sumber: Bp. Dudung Nurullah Koswara Judul: Merdeka Menulis Oleh: Mudafiatun Isriyah "Ketika antibiotik menolak antivirus maka jagalah silaturrahim"  Menetapkan alarm jam 02.00. Di hari Minggu jam 01.45 telepon berdering, Budi sahabatku menelpon, ok siap prepare kataku. Jam 02.20 telepon berdering, ok On The Road. Percakapan ini menunjukkan tanda serius bergabung berangkat menuju Kottta Blater Kab. Jember. Kata Silah yang artinya hubungan dan rahim artinya kerabat. Untuk itu rasululloh memerintahkan agar umat islam menjaga dan menyambung kekerabatan khususnya bagi sesama muslim. Berawal dari silaturrahim online WAG Delima (keluarga alumni SMPN 1Kab. Lumajang tahun 1985), terbentuklah panitia dadakan untuk menindaklanjuti silaturrahim ke saudara D5 yang ada di desa  Blater yaitu saudara Nike Tri Wijayanti. Dilakukan survey lapangan terlebih dahulu, dinyatakan Pantai Canga...

Tradisi Ngawuwuh: Menghidupkan Semangat Berbagi di Tengah Arus Individualisme

 Tradisi Ngawuwuh: Menghidupkan Semangat Berbagi di Tengah Arus Individualisme Oleh: Mudafiatun Isriyah Di tengah gempuran gaya hidup modern yang cenderung individualis, nilai-nilai sosial yang diwariskan secara turun-temurun oleh nenek moyang kita semakin menghadapi tantangan untuk tetap relevan. Salah satu nilai luhur yang kini mulai dilupakan adalah Ngawuwuh, tradisi berbagi khas Jawa Timur yang mengajarkan kita untuk memberi tanpa mengharapkan balasan. Di era ketika teknologi dan kehidupan kota yang serba cepat cenderung memisahkan manusia satu sama lain, semangat Ngawuwuh justru dapat menjadi pengingat akan pentingnya kepedulian sosial dan kebersamaan. Apa Itu Ngawuwuh? Ngawuwuh berasal dari kata dalam bahasa Jawa yang berarti "memberi" atau "menyumbangkan sesuatu tanpa pamrih." Tradisi ini biasanya dilakukan dengan berbagi makanan, hasil panen, atau bantuan lainnya kepada orang lain yang membutuhkan, baik tetangga, keluarga, maupun masyarakat sekitar. Filosofi...

BELAJAR BELAJAR BELAJAR MENULIS SETIAP HARI (32)

Rabu, 29 April 2020 Tema: BELAJAR BELAJAR BELAJAR MENULIS SETIAP HARI Nara Sumber: Dr Uswadin                        Pengembang Labschool                        Ketua IKA UNJ, Kabid Pend.ISNU DKI Jakarta                        https://uswadinlabschool.blogspot.com/ Judul: Menulis Menulis Menulis Setiap Hari Oleh: Mudafiatun Isriyah         'Bermanfaatlah untuk sesama' ( Uswadin ) Assalamualaikum wr wb Profil:                                            Brebes, 15 Maret 1968 Pendidikan MP S3 UNJ Guru SMP Labschool Jakarta, dan Kebayoran. Kepala SMP Labschool Cibubur 2011 sd 2019 Pengembang Labschool UNJ Menikah dikarunia 2 anak Tinggal di Matrama...